Cara menambahkan logo ke kode QR tanpa merusaknya
Logo dalam kode QR terlihat keren. Mereka mengubah target pemindaian yang membosankan menjadi elemen visual bermerek. Jebakannya: jika Anda salah, kode menjadi tidak dapat dipindai.
Mengapa menambahkan logo bisa berfungsi?
Kode QR memiliki koreksi error bawaan melalui kode Reed–Solomon.
- L — ~7 %
- M — ~15 %
- Q — ~25 %
- H — ~30 %
Dua aturan
Aturan 1: jaga logo tetap kecil
Mencakup maksimal 22–25 % area total:
- QR 5 cm → logo maks ~1,2 cm
- QR 10 cm → logo maks ~2,5 cm
Aturan 2: koreksi error H
Memberikan margin pemulihan ~30 %.
Langkah demi langkah di generator kami
Buka generator
Buka qrcodeeasily.com.
Isi data
Ketik URL atau data yang relevan.
Unggah logo Anda
Klik «Unggah gambar». Di balik layar, koreksi error naik ke H dan ukuran logo dibatasi pada 22 %.
Uji sebelum mencetak
Selalu pindai hasil dengan ponsel Anda.
Praktik terbaik
Latar belakang transparan atau putih
Logo dengan latar PNG transparan menyatu bersih dengan padding putih.
Logo persegi atau bulat
Padding tengah kira-kira persegi.
Kontras tinggi
Logo gelap di padding putih terbaca jelas sebagai «bukan bagian kode».
Vektor (SVG) > raster
Kesalahan umum
✗ Jangan lakukan ini
Logo di 40 % • Tanpa padding putih • Modul QR sebagai «desain» • Tidak terpusat
✓ Lakukan ini
Logo di 20–22 % • Padding putih • Terpusat sempurna • Diuji di beberapa ponsel
Kasus khusus: QR-dalam-QR
Beberapa merek menyematkan kedua QR kecil sebagai «logo». Gimmick dan biasanya tidak dapat dipindai.
Kasus khusus: logo animasi / GIF
Kode QR adalah gambar statis.
Apakah berfungsi dengan gaya bulat / titik?
Ya. Logo berfungsi dengan gaya modul apa pun.
Bagaimana jika masih tidak dipindai?
- Kurangi logo menjadi 18 %
- Tingkatkan padding putih sebesar 30 %
- Tingkatkan ukuran cetak
- Hapus logo jika semuanya gagal
Tambahkan logo ke QR Anda sekarang
Gratis, tanpa registrasi. Ukuran logo otomatis dibatasi pada 22 % aman.
Buka generator